Friday, 4 November 2016

Rindu Pilu

Ada rindu yang terpaksa terusir jauh
Kala kata tak lagi tersirat makna
Saat emas tak lagi bercahaya dalam diamnya
Hanya airmata berucap duka yang meratap
    Terus tumpah...
    Hingga berlimpah darah bernanah-nanah...

Entah apa ambisi
Menyambut rindu yang terus kembali
Meski tipu patahkan hati berkali-kali
Tak tahu apa yang didamba
Hingga sejati tak kasat mata
Luluh lantak oleh angkuh yang tercipta

Sinis menjadi manis
Lambat tersadari jiwa telah teriris
Nyanyian haru mengalun merdu
Memulangkan rindu yang kini pilu membiru

Pontianak, 23 Januari 2016

Pergiku Bukanlah Akhirmu

                                                              


Wahai kekasih berhati baja,
Bukan maksudku mencipta luka...
Kita terkoyak oleh rasa yang tak sama,
Terjebak di kisah tak semestinya
Mungkin pura pun takkan mampu menutupi sejatinya kita

Wahai kekasih bertutur lembut,
Bahagia yang kita jemput berada di drama berbeda
Ketahuilah bahwa harap tak mesti nyata...
Maaf yang mustahil terkata,
Terbungkam oleh iba airmata

Wahai kekasih pemeluk rindu dalam bisu,
Tegarlah melihatku berlalu
Mengertilah..,
langkahku takkan mungkin kau cegah
Dan percayalah..,
pergiku bukanlah akhirmu

Pontianak, Senin 24 Oktober 2016

Apa Kabar Hati?

Apa kabar hati?
Lama kita tak saling sapa
Pertama kali kau kutemukan, begitu banyak retak di dirimu
Seakan kau penanggung segala derita
Masih setiakah kau pada duka?

Apa kabar hati?
Patahkah kau kini?
Ingatkah janji untuk teguh dari rapuh?
Memang tak mudah, namun mencoba bukanlah salah
Bertahanlah hati..,
Semoga saja bahagia itu kembali...

            Rabu, Pontianak, 26 Oktober 2016
            Biazta CD Almuthahar