Tuesday, 29 March 2016

VIBRASI

Kali ini saya akan coba membagikan informasi apa itu Vibrasi dan bagaimana cara melatihnya n_n


VIBRASI

       Vibra itu sebenarnya terjadi saat kita “ membunyikan “ suara, ini akibatnya adanya kontraksi pada pita suara.
       Ketika kita bernafas, pita suara akan terbuka dan udara akan lewat tanpa menghasilkan suara, tapi ketika kita hendak bersuara atau menyanyi, maka pita suara akan merapat dan udara dari dalam membuat pita suara tersebut bergetar untuk menghasilkan bunyi-bunyi tersebut.
       Sebagai bukti cobalah pegang jakun atau tenggorokan tengah atau leher kalian untuk hururf-huruf seperti S, SH, F, maka tidak getaran di jakun itu, tetapi coba kalau dengan huruf-huruf G, K, NG, “aaahhh”, maka akan terasa getaran. Begitulah bagaimana proses awal mula vibrasi atau getaran. Nah, ide dari getaran tersebut diaplikasikan pada nyanyian, berguna untuk :
1. Ekspresi (secara emosi)
2. Memudahkan untuk mencapai nada-nada tinggi (secara teknik).


A. VIBRASI
       Sebagai ungkapan bunyi, vibrasi atau getaran suara memang diperlukan, khususnya nada panjang. Dalam lagu anak-anak, mars, atau pantun, cara demikian memang kurang terasa manfaatnya. Namun pada lagu-lagu seriosa, pop, ataupun keroncong akan besar manfaatnya untuk menyentuh perasaan pendengar. Yang tidak dibenarkan ialah kebiasaan membuat teknik tremolo (vibra yang berlebihan dan tidak normal) selama menyanyi, yang membuat suara bergelombang sampai mendekati setengah nada atau bahkan lebih.

Bagaimana cara melatih vibra ?

  1. Cobalah untuk relaks.
  2. Nyanyikan nada dengan benar dengan nada tinggi (jangan terlalu tinggi).
  3. Rasakan udara yang mengalir dari dalam ke luar atau pita suara.
  4. Rasakan getarannya.
  5. Fokus dan coba untuk mendapatkan vibrasi tersebut pada nyanyian secara natural. Ingat, jangan dibuat-buat seperti menggerakkan bagian tenggorokan kalian hingga bergerak secara berlebihan, hal ini malah akan menguras energi dan membuat suara tidak stabil atau tidak jelas tone-nya.
  6. Kalau sudah terasa vibrasinya baru boleh menggerakkan bagian dalam tenggorokan dengan seperlunya, tidak perlu berlebihan, tergantung ekspresi dan kebutuhan lagu.
  7. Ingat, vibrasi yang baik adalah vibrasi yang secara natural terbentuk dengan getaran yang stabil. Jadi mesti dilatih pelan-pelan, yang pentig stabil…stabil…stabil…

       Pemahannya begini : suara (nada) yang keluar digetarkan oleh udara yang ada di dalam rongga mulut, jadi kalian yang mengatur dan mengontrol getaran atau gelombang udara yang ada di dalam rongga mulut., sehingga menghasilkan getarn (vibrasi). Kata lainnya : udara yang berada di dalam rongga mulut yang digetarkan, atau dibuat gelombang sehingga terdegar bergoyang-goyang, jadi bukan pakai getaran dari tenggorokan atau jakun, disebut juga tremolo. Salah satu cara melatih vibrasi bisa dengan bantuan gerakan rahang bawah, jadi gerakan gelombang udara dalam rongga mulut dibantu dengan gerakan naik turun dari rahang bawah yang dilatih pada saat membunyikan satu nada panjang, selama misalnya antara 10-20 ketukan tempo sedang. Paling mudah dengan menggunakan huruf vocal O atau U, kalau vocal A dan I udara di rongga mulut sangat sedikit, sehingga lebih sulit dibandingkan vocal O atau U, misalnya nada 1=Do atau 5=Sol (bunyikan tanpa huruf L, jadi hanya “So”).


Bagaimana cara memunculkan vibrasi dalam bernyanyi ?
          Kalian harus belajar teknik pernafasan dulu. Kalau sudah kalian menguasai teknik pernafasan antara perut dan dada (diafragma), kalian bisa membuat vibrasi itu. Tidak sulit jika kalian sudah mengerti teknik pernafasan diafragma.

      

No comments:

Post a Comment