Thursday, 31 March 2016

KERTAS (Komunitas EnteRTAiner kapuaS)

KERTAS (Komunitas Entertainer Kapuas)

Hobi, Seni & Budaya







Dunia seni dan hiburan memang selalu menarik perhatian untuk disimak dan diikuti perkembangannya. Lihat saja, dewasa ini bisa kita saksikan di media elektronik, semakin banyak dan menjamur program-program acara yang menayangkan dan mengulas seputar dunia seni dan entertainment (hiburan) di tanah air.

Komunitas Entertainer Kapuas atau yang di singkat dengan istilah KERTAS, mencoba untuk turut andil dalam mengaplikasikan dan merealisasikan minat dan bakat yang dimiliki oleh para pelaku seni muda di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat, untuk berkarya dan menciptakan serta mencetak entertainer-entertainer baru yang memiliki talenta di bidang seni dan hiburan. Juga untuk meningkatkan dan meramaikan blantika seni di tanah air.


KERTAS merupakan sebuah komunitas yang awalnya hanya berbentuk sekumpulan pelaku seni di Pontianak. Tidak hanya musisi dan penyanyi, tapi KERTAS juga berisikan para seniman muda lainnya, seperti aktor, model, penari, fotografer, juga penulis dan banyak pelaku seni di bidang yang lain.

Komunitas ini memiliki visi terwujudnya sebuah sentra bagi para pelaku, pekerja, dan praktisi seni hiburan dengan menjadi wadah yang mampu menampung, menaungi dan melahirkan banyak entertainer muda di Kalimantan Barat. Selain itu juga memiliki misi untuk:
  1. Membangun iklim berkesenian yang kondusif sebagai lingkungan bagi lahirnya karya seni yang kreatif, inovatif, menghibur dan berkualitas.
  2. Meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kesenian khususnya seni hiburan bagi generasi muda sebagai penerus dari cerminan identitas Seniman Kalimantan Barat.
  3. Sebagai wadah dalam menampung inspirasi seniman dan entertainer dalam berkarya.
  4. Menciptakan SDM yang peduli terhadap seni dan budaya.



Kertas memiliki kegiatan- kegiatan cukup banyak yang sudah pernah dilakukan diantaranya:

  • Penggalangan dana untuk korban bencana alam di Yogyakarta, Wasior dan Mentawai, bekerja sama dengan AP Post (2010)
  • Peresmian KERTAS oleh Bapak Paryadi, S.Hut di Rumah Jepin, sekaligus pementasan hiburan bertajuk KERTAS Untuk Indonesia (2010)
  • Memproduksi dan merilis album perdana berjudul KERTAS & Tinta Warna, dan terjual sebanyak 250 copy untuk cetakan pertama (2012)
  • Menggelar event pencarian bakat perdana KERTAS Singing Fest 2012 di Gedung Zamrud Khatulistiwa Pontianak (2012)
  • Memproduksi dan merilis video klip pertama untuk lagu Warna-Warni, bekerja sama dengan ARBIAZ Productions dan Freest Studio (2013)
  • Menjadi Guest Star dalam event Pemilihan Bintang Radio LPP RRI Pontianak (2014)

KONTAK
Jl. KHA. Dahlan Gg. Ruper 1 No. 4
Telp : 085391155174 / 081908299962
Facebook : KERTAS (Komunitas Entertainer Kapuas)
Twitter : @KERTASofficial
Email : aryblack86@gmail.com

 KERTAS Voices - Warna Warni (Official Video Clip)
 

Tuesday, 29 March 2016

VIBRASI

Kali ini saya akan coba membagikan informasi apa itu Vibrasi dan bagaimana cara melatihnya n_n


VIBRASI

       Vibra itu sebenarnya terjadi saat kita “ membunyikan “ suara, ini akibatnya adanya kontraksi pada pita suara.
       Ketika kita bernafas, pita suara akan terbuka dan udara akan lewat tanpa menghasilkan suara, tapi ketika kita hendak bersuara atau menyanyi, maka pita suara akan merapat dan udara dari dalam membuat pita suara tersebut bergetar untuk menghasilkan bunyi-bunyi tersebut.
       Sebagai bukti cobalah pegang jakun atau tenggorokan tengah atau leher kalian untuk hururf-huruf seperti S, SH, F, maka tidak getaran di jakun itu, tetapi coba kalau dengan huruf-huruf G, K, NG, “aaahhh”, maka akan terasa getaran. Begitulah bagaimana proses awal mula vibrasi atau getaran. Nah, ide dari getaran tersebut diaplikasikan pada nyanyian, berguna untuk :
1. Ekspresi (secara emosi)
2. Memudahkan untuk mencapai nada-nada tinggi (secara teknik).


A. VIBRASI
       Sebagai ungkapan bunyi, vibrasi atau getaran suara memang diperlukan, khususnya nada panjang. Dalam lagu anak-anak, mars, atau pantun, cara demikian memang kurang terasa manfaatnya. Namun pada lagu-lagu seriosa, pop, ataupun keroncong akan besar manfaatnya untuk menyentuh perasaan pendengar. Yang tidak dibenarkan ialah kebiasaan membuat teknik tremolo (vibra yang berlebihan dan tidak normal) selama menyanyi, yang membuat suara bergelombang sampai mendekati setengah nada atau bahkan lebih.

Bagaimana cara melatih vibra ?

  1. Cobalah untuk relaks.
  2. Nyanyikan nada dengan benar dengan nada tinggi (jangan terlalu tinggi).
  3. Rasakan udara yang mengalir dari dalam ke luar atau pita suara.
  4. Rasakan getarannya.
  5. Fokus dan coba untuk mendapatkan vibrasi tersebut pada nyanyian secara natural. Ingat, jangan dibuat-buat seperti menggerakkan bagian tenggorokan kalian hingga bergerak secara berlebihan, hal ini malah akan menguras energi dan membuat suara tidak stabil atau tidak jelas tone-nya.
  6. Kalau sudah terasa vibrasinya baru boleh menggerakkan bagian dalam tenggorokan dengan seperlunya, tidak perlu berlebihan, tergantung ekspresi dan kebutuhan lagu.
  7. Ingat, vibrasi yang baik adalah vibrasi yang secara natural terbentuk dengan getaran yang stabil. Jadi mesti dilatih pelan-pelan, yang pentig stabil…stabil…stabil…

       Pemahannya begini : suara (nada) yang keluar digetarkan oleh udara yang ada di dalam rongga mulut, jadi kalian yang mengatur dan mengontrol getaran atau gelombang udara yang ada di dalam rongga mulut., sehingga menghasilkan getarn (vibrasi). Kata lainnya : udara yang berada di dalam rongga mulut yang digetarkan, atau dibuat gelombang sehingga terdegar bergoyang-goyang, jadi bukan pakai getaran dari tenggorokan atau jakun, disebut juga tremolo. Salah satu cara melatih vibrasi bisa dengan bantuan gerakan rahang bawah, jadi gerakan gelombang udara dalam rongga mulut dibantu dengan gerakan naik turun dari rahang bawah yang dilatih pada saat membunyikan satu nada panjang, selama misalnya antara 10-20 ketukan tempo sedang. Paling mudah dengan menggunakan huruf vocal O atau U, kalau vocal A dan I udara di rongga mulut sangat sedikit, sehingga lebih sulit dibandingkan vocal O atau U, misalnya nada 1=Do atau 5=Sol (bunyikan tanpa huruf L, jadi hanya “So”).


Bagaimana cara memunculkan vibrasi dalam bernyanyi ?
          Kalian harus belajar teknik pernafasan dulu. Kalau sudah kalian menguasai teknik pernafasan antara perut dan dada (diafragma), kalian bisa membuat vibrasi itu. Tidak sulit jika kalian sudah mengerti teknik pernafasan diafragma.

      

Monday, 28 March 2016

Head Voice (Suara Kepala)

Hai, guys...! Perkenalkan, nama saya Biazta. Seorang yang sangat gemar sekali menulis, baik itu puisi, cerpen ataupun lirik lagu, hehehe... Saya juga bisa menyanyi walaupun belum bisa menjadi seorang penyanyi. Nah, di sini saya akan coba membahas tentang Teknik Vokal, yaitu Head Voice (Suara Kepala). Mau tahu apa itu Head Voice (Suara Kepala)? Langsung saja kalian baca artikel di bawah ini:



HEAD VOICE ( SUARA KEPALA)

 Range vocal setiap orang berbeda-beda. Standar normal umumnya orang memiliki dua oktav. Semakin panjang rang vocal seseorang, semakin memungkinkan dia untuk membawakan berbagai jenis lagu dengan baik. Dengan catatan, dia memiliki kemampuan/teknik vokal yang baik pula tentunya.
Seseorang yang bertipikal vokal bass, bariton, alto, dan mezo sopran, biasanya memiliki rang vokal yang pendek. Lain halnya seseorang yang bertipikal vokal tenor atau sopran, biasanya ia memiliki range vokal panjang. Namun, terkadang ada juga, meski ia bertipikal bass, tapi memiliki range vokal panjang. Sebaliknya, orang yang bertipikal tenor tapi range-nya pendek.

Pemahaman terhadap tipikal vokal sangat penting. Terutama untuk menentukan nada dasar ketika hendak bernyanyi. Bagi Anda yang bertipikal vokal rendah, jangan khawatir kehilangan kesempatan bernyanyi. Tak masalah. Anda bisa menyesuaikan nada dasar di mana Anda mulai bernyanyi yang sesuai dengan jenis suara Anda. Misalnya dengan menurunkan nada dasar dari penyanyi aslinya. Ilmu vokal bukanlah ilmu eksak.

Pada dasarnya range vokal seseorang bisa ditingkatkan. Ada beberapa jenis latihan yang dapat membantu meningkatkan range vokal. Salah satu di antaranya adalah dengan teknik ”vokal kepala” atau ”suara langit-langit”.

Output vokal seseorang secara natural terbagi dua, yakni vokal kepala dan vokal dada. Vokal kepala adalah vokal yang dihasilkan dari langit-langit atas rongga mulut. Sementara vokal dada adalah vokal yang dihasilkan dari rongga dada.

 Untuk menemukan vokal kepala. Mulailah dengan latihan berikut:

Tentukan nada terendah yang mampu Anda bawakan dengan baik, nyanyikan solmisasi (do re mi fa sol la si do) dari suara terendah tersebut hingga nada tertinggi yang Anda kuasai. Pada saat vokal Anda tidak mampu mengeluarkan nada tertinggi dengan baik atau sampai Anda membutuhkan untuk mengubah nada Anda ke dalam vokal kepala.

Mulailah lakukan dengan menggunakan vokal kepala. Caranya ”lemparkan” suara di dalam rongga mulut Anda ke atas langit-langit. Rasakan suara Anda menjadi lebih ringan dan jaga agar tetap bright (jelas). Pada tahap awal, jika Anda menggunakan vokal kepala dengan baik akan terasa dahi atau kepala Anda bergetar. Untuk tahap awal biasanya akan terasa sedikit pusing.

Selain itu ada juga teknik lain, yaitu dengan menggunakan teknik falseto dan kop stem.

Selain Solfegio, salah satu bentuk latihan yang sangat membantu untuk meningkatkan range vokal adalah melalui latihan Hamming. Latihan ini menekankan pada pembiasaan untuk menggunakan teknik vokal kepala.

Caranya, tentukan salah satu lagu favoritmu, pilih lagu yang berjarak nada tinggi atau yang memiliki tingkat kesulitan tinggi, nyanyikan……… tapi tidak menggunakan lirik sebagaimana biasanya….. melainkan ganti liriknya menggunakan huruf / bunyi “N” atau “M”. Jadi, seperti sedang bersenandung. Bernyanyi …….. nnnnnnnnn…. Atau….. mmmmm.

Nah, pada saat nada tinggi, coba pake vokal kepala (head voice), hal ini bisa membantu meningkatkan jangkauan nada.
Sekian dulu artikel dari saya. Jika Tuhan mengizinkan akan saya tulis artikel tentang teknik vokal lainnya. Masih banyak, loh...